Back to Top

Momentum, Impuls, dan Tumbukan

Momentum (p)
p = m v
Impuls (I)
I = F Δ t

Hubungan momentum dan impuls:
F Δ t = m v

Keterangan:
p = momentum (kg m/s)
I = impuls (N/s)
F = gaya (N)
m = massa benda (kg)
v = kecepatan (m/s)
Δ t = perubahan waktu (s)

Keterangan:
Ek = energi kinetik sebelum tumbukan (J)
Ek’ = energi kinetik sesudah tumbukan (J)
p = momentum sebelum tumbukan (kg m/s) p’ = momentum sesudah tumbukan (kg m/s) m1 = massa benda 1 sebelum tumbukan (kg) m2 = massa benda 2 sebelum tumbukan (kg) m1’ = massa benda 1 sesudah tumbukan (kg) m2’ = massa benda 2 sesudah tumbukan (kg)

v1 = kecepatan benda 1 sebelum tumbukan (m/s) v2 = kecepatan benda 2 sebelum tumbukan (m/s) v1’ = kecepatan benda 1 sesudah tumbukan (m/s) v2’ = kecepatan benda 2 sesudah tumbukan (m/s) e = koefisien restitusi

Keterangan:
v ’ = kecepatan benda setelah tumbukan (m/s)

Keterangan:
v = kecepatan benda sebelum mesin dihidupkan (m/s)
v ‘ = kecepatan benda sesudah mesin dihidupkan (m/s)

Soal dan Pembahasan Fisika Energi

Soal Fisika Energi merupakan tindak lanjut dari materi Energi yang telah dibahas pada tulisan sebelumnya dengan judul Praktikum Fisika Energi.

Pilihlan jawaban yang paling tepat, cocokkan hasil jawaban Anda dengan Kunci Jawaban yang terdapat di bagian akhir bahan belajar mandiri ini. 

1. Seorang yang massanya 60 kg menaiki tangga yang tingginya 20 m dalam selang waktu 2 menit. Bila percepatan gravitasi bumi g = 10 m/s2 , berapa daya yang dikeluarkan oleh orang tersebut ?
A. 80 watt
B. 100 watt
C. 240 watt
D. 450 watt

2. Bila sebuah benda dijatuhkan tanda kecepatan awal (jatuh bebas) dan gesekan udara diabaikan, maka ….
A. energi kinetiknya bertambah
B. energi kinetiknya berkurang
C. energi potensialnya bertambah
D. energi mekaniknya berkurang

3. Sebuah benda bermassa 4 kg mula-mula diam, kemudian bergerak lurus dengan percepatan 3 m/s2 . Usaha yang diubah menjadi energi kinetik setelah 2 sekon adalah ….
A. 12 J
B. 24 J
C. 48 J
D. 72 J

4. Diantara kasus berikut ini:
(1) air yang berada di tempat yang tinggi
(2) busur panah yang meregang
(3) bola yang menggelinding di lantai

Benda yang memiliki energi potensial adalah benda pada kasus nomor ….
A. (1) saja
B. (1) dan (2)
C. (2) dan (3)
D. (3) saja

5. Sebuah bola besi massanya 0,2 kg dilempar vertikal ke atas. Energi potensial benda pada ketinggian maksimum ialah 40 J. Bila g = 10 m/s2 , maka ketinggian maksimum yang di capai benda tersebut ialah…
A. 2 m
B. 4 m
C. 8 m
D.20 m

6. Semua satuan di bawah ini adalah satuan energy, kecuali ….
A. joule
B. erg
C. watt
D. kWh

7. Benda yang massanya 0,5 kg dilemparkan vertikal ke atas dengan kecepatan awal 20 m/s. Jika g = 10 m/s2 , energi kinetik benda saat mencapai ketinggian 5 m adalah ….
A. 50 J
B. 75 J
C. 100 J
D. 125 J

8. Apabila kita menancapkan paku dengan palu ke dinding, maka perubahan energi yang terjadi adalah ….
A. energi gerak menjadi energi panas dan energi bunyi
B. energi gerak menjadi energi potensial dan energi panas
C. energi potensial menjadi energi gerak dan energi panas
D. energi potensial menjadi energi panas dan energi bunyi

9. Seorang anak meluncur pada sebuah bidang lengkung PQ yang licin seperti pada gambar di samping. Apabila dari permukaan tanah ketinggian titik P sama dengan 9 meter dan ketinggian titik Q sama dengan 4 meter sedangkan g = 10 m/s2 maka kecepatan anak tersebut pada saat meninggalkan titik Q adalah...
A. 10 m/s
B. 20 m/s
C. 30 m/s
D. 40 m/s

10. Bila hukum kekekalan energi berlaku untuk suatu sistem, maka ….
A. jumlah energi kinetik dan energi potensial sistem adalah tetap
B. energi kinetik sistem tidak berubah
C. energi potensial sistem selalu bertambah
D. jumlah energi kinetik dan energi potensial sistem selalu bertambah

BALIKAN DAN TINDAK LANJUT
Hitunglah jawaban Anda yang benar, kemudian gunakan rumus di bawah ini untuk mengetahui tingkat penguasaan Anda terhadap materi Energi



Arti Tingkat Penguasaan :
90% - 100% = Baik Sekali
80% - 89% = Baik
70% - 79% = Cukup
< 70% = Kurang

Apabila Anda mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda telah berhasil menyelesaikan materi energi. Bagus! Akan tetapi apabila tingkat penguasaan Anda masih di bawah 80%, Anda harus mengulangi materi energi, terutama bagian yang belum Anda kuasai.

Kunci Jawaban.
1. B
2. A
3. D
4. B
5. D
6. C
7. B
8. A
9. A
10. A

Soal dan Pembahasan Fisika Satuan Daya

Daya merupakan besaran skalar, besaran yang hanya mempunyai nilai atau besar, tidak mempunyai arah. Satuan daya dalam Sistem Internasional adalah Joule/detik. Joule/detik juga biasa disebut Watt (disingkat W), untuk menghargai James Watt. Dalam sistem British, satuan daya adalah 1 pon-kaki/detik. Satuan ini terlalu kecil untuk kebutuhan praktis sehingga digunakan satuan lain yang lebih besar, yakni dayakuda atau horse power (disingkat hp). 1 dayakuda = 550 pon-kaki/detik = 764 watt = ¾ kilowatt.

Besaran Usaha juga bisa dinyatakan dalam satuan daya x waktu, misalnya kilowattjam alias kWh. Satu kWh adalah usaha yang dilakukan dengan laju tetap sebesar 1 kilo Watt selama satu jam.

Contoh Soal:

1. Seorang atlet melontarkan bola tolak peluru bermassa 4,2 kg dengan kecepatan 12 m/s. Berapakah energi kinetik benda itu ? Berapakah usaha yang dilakukan atlet itu ?

Penyelesaian:

Diketahui:
m = 4,2 kg
v = 12 m/s

Ditanya:
a) EK = ……. ?
b) W = …….. ?

Jawab:




b) Usaha sama dengan perubahan energi kinetik: W = ∆EK W = 302,4 J

2. Sebuah benda bermassa 2 kg jatuh bebas dari ketinggian 20 m dari atas tanah. Hitunglah:
a. Energi potensial setelah benda bergerak 1 sekon
b. Usaha yang dilakukan gaya berat pada saatketinggian benda 10 m

Penyelesaian:

Diketahui:
m = 2 kg
h1 = 20 m
h2 = 10 m
t = 1 s

Ditanya:
a) EP2 = ……. ?
b) W = …….. ?

Jawab:




b) Usaha sama dengan perubahan energi potensial:
W = ∆EP
= m g (h1 – h2)
= 2 kg. 10 m/s2 (20 m – 10 m)
= 200 J

3. Sebuah benda jatuh dari ketinggian 6 meter dari atas tanah. Berapa kecepatan benda tersebut pada saat mencapai ketinggian 1 meter dari tanah, bila percepatan gravitasi bumi 10 m/s2 ?

Penyelesaian:

Diketahui:
h1 = 6 m
h2 = 1 m
g= 10 m/ s2

Ditanya: v2 = ……. ?

Jawab:
Energi mekanik adalah jumlah energi potensial dan energi kinetik
Jadi, kecepatan benda pada saat mencapai ketinggian 1 m dari tanah adalah 10 m/s.

4. Sebuah traktor digunakan untuk mengangkat benda seberat 1,2 x 104 N setinggi 9 m dalam waktu 15 s. Berapakah daya traktor itu ?

Penyelesaian:

Diketahui:
F = 1,2 x 104 N
s = 9 m
t = 15 s

Ditanya: P = ……. ?

Jawab: 

Contoh Materi Praktikum Fisika Energi

Energi merupakan konsep yang sangat abstrak. Energi tidak memiliki massa, tidak dapat diamati, dan tidak dapat diukur secara langsung. Akan tetapi kita dapat merasakan perubahannya. Kita dapat beraktivitas sehari-hari karena tubuh kita memiliki energi. Sumber energi utama di alam ini adalah matahari

Energi dapat menyebabkan perubahan pada benda atau lingkungan. Perubahan energi yang dimaksud dapat terjadi dengan berbagai cara. Matahari sebagai sumber energi utama memberikan banyak manfaat dalam berbagai perubahan energi. Matahari menghasilkan energi radiasi yang dapat diubah menjadi berbagai bentuk energi lainnya yang tentu saja sangat berguna bagi kehidupan. Reaksi nuklir yang terjadi di matahari menghasilkan energi termal (kalor). Oleh karena itu suhu matahari tetap tinggi meskipun radiasi dipancarkan terusmenerus ke ruang angkasa.
Sebagai penyebab berubahnya benda-benda, energi mengalami perubahan dari satu bentuk ke bentuk lain. Misalnya, pada api unggun terjadi perubahan energi kimia yang ada di dalam kayu menjadi energi cahaya dan energi panas

Bentuk-bentuk Energi
Konsep bentuk energi tidak terlepas dari perubahan energi, karena yang berubah adalah bentuk energi. Air yang mendidih karena dipanaskan mampu menggerakkan baling-baling kertas. Dalam peristiwa ini terjadi perubahan dari energi termal pada air menjadi energi kinetik (gerak) pada gerakan baling-baling kertas. Dari peristiwa ini dapat memahami bahwa ada bentuk energi termal (panas) dan bentuk energi kinetik. Contoh peristiwa yang lain yaitu jika seseorang meletakkan bola di tempat yang lebih tinggi, kemudian bola tersebut menggelinding ke bawah. Pada saat bola berada di tempat yang tinggi dan diam, ia memiliki energi potensial dan ketika bola bergerak energi potensial berubah menjadi energi kinetik. Peristiwa ini dapat diamati pada gambar berikut
Kipas angin dapat berputar setelah dinyalakan dan karena tersambung dengan listrik. Listrik memiliki kemampuan untuk menggerakkan kipas angin. Dengan demikian listrik salah satu bentuk energi yaitu energi listrik.

Sumber energi
Pembahasan mengenal sumber energi berkaitan dengan kedua bahasan di atas yaitu perubahan bentuk energi dan bentuk-bentuk energi. Sumber energi adalah sesuatu yang menghasilkan energi yang dapat digunakan untuk tujuan tertentu. Pada pemakaian baterai perubahan energi yang terjadi adalah energi kimia menjadi energi listrik. Pada proses perubahan ini sering terjadi perubahan sebagian energi ke bentuk energi lain, yaitu energi termal (panas). Makanan yang kita makan merupakan salah satu sumber energi kimia, yang jika mengalami proses tertentu akan berubah sehingga kita dapat bekerja. Selama proses itu berlangsung sebagian energi berubah menjadi energi termal dan menyebar ke udara. Kualitas energi dalam baterai perlu ditingkatkan kembali agar baterai dapat digunakan lagi sesuai keperluan, ini dapat terjadi pada baterai yang dapat “diisi kembali “. Namun tidak semua baterai dapat diisi kembali merupakan sumber energi yang tidak dapat diperbaharui. Makanan dapat diperbaharui dengan menghasilkan makanan baru, seperti menanam singkong, sayuran dan sebagainya sehingga makanan merupakan sumber energi yang dapat di perbaharui. Untuk mengetahui lebih jelas konsep yang berkaitan dengan energi, marilah kita ikuti Kegiatan Percobaan berikut.

Kegiatan Percobaan:
Kegiatan ini bertujuan untuk memahami konsep energi melalui percobaan.

Alat dan bahan:
  • Tabung reaksi kimia
  • Penjepit tabung reaksi
  • Pembakar spritus
  • Kelereng
  • Spiritus
  • Baling-baling kertas
  • Kertas karbon

Langkah kerja:
  1. Tugaskan siswa untuk mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan.
  2. Isilah tabung reaksi dengan air yang lebih kecil kurang setengahnya. Untuk menghindari kerusakan pada tabung reaksi masukkan kerikil kecil ke dalam tabung reaksi.
  3. Nyalakan pembakar spiritus, kemudian panaskan (bakar) tabung reaksi kimia pada pembakar spiritus.
  4. Letakkan kelereng di mulut tabung reaksi, tunggu beberapa saat.
  5. Amati apa yang terjadi ! (pengamatan diarahkan kepada nyala api, air dalam tabung reaksi dan kelereng yang ada dalam mulut tabung reaksi.
  6. Isilah hasil pengamatan pada tabel percobaan berikut
No Keadaan air Keadaan Kelereng
1. sebelum dipanaskan
2. panas (belum mendidih)
3. mendidih
4. mengeluarkan uap
5. uap air berkurang (api dipadamkan)
6. tidak mengeluarkan uap

Pertanyaan:
  1. Apa yang menyebabkan air mendidih ?
  2.  Apa yang terjadi pada kelereng : 
  • Sebelum air mendidih?
  • Ketika air mendidih?
  • Setelah api dipadamkan?
  • Setelah air tidak mendidih?
  1. Apa yang menyebabkan air menjadi panas?
  2. Apa yang menyebabkan api menyala?
  3. Apa yang memiliki kemampuan menggerakkan kelereng? Berdasarkan hasil pengamatan ditemukan bahwa:
  • Air mendidih karena dipanaskan
  • Sebelum air mendidih kelereng tidak bergerak
  • Ketika air mendidih kelereng bergerak-gerak
  • Setelah api dipadamkan kelereng mulai berhenti bergerak
  • Setelah air tidak mendidih kelereng tidak bergerak.
Sesuatu yang mampu memanaskan air adalah nyala api. Sesuatu yang mampu menyalakan api adalah spiritus. Air yang dipanaskan mampu mengeluarkan uap air. Uap air mampu menggerakkan kelereng.

  • Spiritus dapat terbakar sehingga mampu memanaskan air sehingga air itu mengeluarkan uap.
  • Uap air mampu menggerakkan kelereng.

Soal dan Pembahasan Fisika Usaha

Berikut soal Fisika Usaha merupakan tindak lanjut dari materi Usaha yang telah dibahas pada tulisan sebelumnya dengan judul Praktikum Fisika Usaha.

Pilihlan jawaban yang paling tepat, cocokkan hasil jawaban Anda dengan Kunci Jawaban yang terdapat di bagian akhir bahan belajar mandiri ini. 

1. Amir mendorong mobil mogok, tetapi mobil itu tetap tidak bergerak. Usaha yang dilakukan Amir adalah …
A. minimum
B. maksimum
C. nol
D. tetap

2. Perhatikan gambar di bawah. Benda A dapat berpindah sejauh 6 m apabila gaya Fl dan F2, mempunyai usaha sebesar ...
A. 10 J
B. 22 J
C. 96 J
D. 360 J

3. Sebuah benda bergerak di atas bidang datar, kemudian ditahan dengan gaya 60 N, ternyata benda berhenti pada jarak 180 m. Besar usaha pengereman benda adalah ….
A. 120 J
B. 180 J
C. 189 J
D. 10800 J

4. Sebuah balok ditarik dengan tali yang membentuk sudut 60o terhadap lantai. Jika gaya tarik pada tali 30 N dan balok berpindah sejauh 5m, maka usaha yang dilakukan adalah ….
A. 30 J
B. 45 J
C. 60 J
D. 75 J

5. Sebuah benda massanya 2 kg mula-mula dalam keadaan diam pada sebuah bidang datar yang licin, kemudian pada benda tersebut bekerja sebuah gaya. Usaha yang dilakukan pada benda sehingga kecepatannya menjadi 8 m/s adalah ….
A. 44 J
B. 54 J
C. 64 J
D. 72 J

6. Perhatikan gambar ! Untuk memindahkan benda sejauh 10 m, gaya F melakukan usaha sebesar 100 J. Dalam hal ini besar gaya F adalah ….
A. 2 N
B. 5 N
C. 20 N
D. 30 N

7. Gaya sebesar 8 N melakukan usaha pada benda sebesar 80 J sehingga benda dapat berpindah. Perpindahan benda tersebut adalah ….
A. 6 m
B. 10 m
C. 20 m
D. 32 m

8. Besarnya usaha yang dilakukan oleh gaya sebesar 10 N untuk memindahkan benda sejauh 4 m, jika arah gaya tegak lurus dengan arah perpindahan adalah ….
A. 0
B. 2 J
C. 20 J
D. 40 J

9. Sebuah benda dengan massa 40 kg mula-mula dalam keadaan diam. Padanya bekerja sebuah gaya konstan 200 N selama 6 detik. Usaha yang dilakukan oleh gaya tersebut adalah ….
A. 12.000 J
B. 15.000 J
C. 18.000 J
D. 24.000 J

10. Suatu gaya yang besarnya 22 N bekerja pada sebuah benda sehingga benda mengalami perpindahan 3 m. Arah gaya membentuk sudut ∝ terhadap arah perpindahan benda dan ternyata gaya melakukan usaha sebesar 33 J. Besarnya ∝ adalah ….
A. 30°
B. 45°
C. 60°
B. 75°

BALIKAN DAN TINDAK LANJUT
Hitunglah jawaban Anda yang benar, kemudian gunakan rumus di bawah ini untuk mengetahui tingkat penguasaan Anda.



Arti Tingkat Penguasaan :
90% - 100% = Baik Sekali
80% - 89% = Baik
70% - 79% = Cukup
< 70% = Kurang

Apabila Anda mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda telah berhasil menyelesaikan materi fisika usaha ini. Bagus! Akan tetapi apabila tingkat penguasaan Anda masih di bawah 80%, Anda harus mengulangi materi fisika usaha, terutama bagian yang belum Anda kuasai.

Berikut Kunci Jawaban Soal Fisika Usaha
1. C
2. C
3. D
4. D
5. C
6. C
7. B
8. A
9. C
10. C

Praktikum Fisika Usaha

Pengertian Usaha Dalam sudut pandang fisika, khususnya mekanika, usaha mengandung pengertian sebagai segala sesuatu yang dilakukan oleh gaya pada suatu benda sehingga benda itu bergerak. Agar usaha berlangsung, maka gaya harus dikerahkan pada suatu benda hingga benda tersebut menempuh jarak tertentu. Apakah usaha baru dapat berlangsung bila benda berpindah? Bagaimana apabila benda yang diberikan gaya ternyata tidak bergerak atau berpindah? Apakah telah terjadi usaha?

Berdasarkan uraian tersebut, dapat kita simpulkan bahwa ada dua syarat terjadinya suatu usaha, yaitu: 
  1. adanya gaya yang bekerja pada suatu benda; 
  2. adanya perpindahan yang dialami oleh benda tersebut. 
Dengan demikian usaha didefinisikan sebagai sejumlah gaya yang bekerja pada suatu benda sehingga menyebabkan benda berpindah sepanjang garis lurus dan searah dengan arah gaya. Untuk memahami lebih lanjut mengenai konsep usaha, marilah kita ikuti Kegiatan Percobaan berikut.

Kegiatan Percobaan Kegiatan ini bertujuan untuk mengamati dan membandingkan perbedaan usaha yang ditimbulkan oleh gaya yang searah dan membentuk sudut terhadap arah perpindahannya. Alat dan Bahan: • Balok kayu ukuran sisi 5 cm dan dilengkapi pengait
  • Neraca pegas
  • Alas atau papan lintasan
Langkah kerja:
  1. Kaitkan neraca pegas pada pengait yang terdapat pada balok kayu.
  2. Percobaan 1: Tariklah balok kayu tersebut dengan kelajuan tetap sejauh kira-kira 1 meter. Usahakan posisi neraca pegas sejajar dengan alas atau papan lintasan. Catat besar gaya yang diperlukan.
  3. Percobaan 2: Aturlah sedemikian rupa sehingga neraca membentuk sudut kira-kira 30° terhadap papan alas. Tariklah balok kayu tersebut dengan kealjuan tetap sejauh kira-kira 2 meter. Catat kembali besar gaya yang diperlukan.
  4. Hitung besarnya usaha yang Anda lakukan untuk masing-masing gaya.

Pertanyaan
  1. Berdasarkan kedua jenis percobaan, pada percobaan manakah gaya yang diperlukan untuk memindahkan balok yang nilainya paling besar?
  2. Setelah Anda menghitung besarnya usaha yang Anda lakukan, apa yang dapat disimpulkan?
Setelah Anda mengikuti Kegiatan Percobaan sederhana tersebut, diharapkan Anda dapat lebih memahami bahwa diperlukan besar gaya yang berbeda untuk memindahkan benda bila gaya itu sejajar dengan arah perpindahannya dan bila gaya itu membentuk sudut dengan arah perpindahannya. Untuk arah gaya yang membentuk sudut dengan arah perpindahannya, diperlukan gaya yang lebih besar untuk memindahkan balok kayu dibandingkan arah gaya yang sejajar dengan arah perpindahannya. Ini artinya, gaya yang membentuk sudut dengan arah perpindahannya memerlukan usaha yang lebih besar dibandingkan dengan usaha yang diperlukan untuk memindahkan balok bila arah gayanya searah dengan arah perpindahannya. Atau dengan kata lain, pada balok yang dikenakan gaya yang membentuk sudut dengan arah perpindahannya dikenakan usaha yang lebih kecil dibandingkan balok yang dikenakan gaya yang searah dengan arah perpindahannya. Secara matematis, usaha yang dilakukan pada suatu benda dinyatakan sebagai berikut.
W = f.Δx
dengan:
W = usaha yang dilakukan pada suatu benda
F = gaya yang bekerja pada suatu benda ∆
x = perpindahan yang dialami benda tersebut

Satuan untuk usaha adalah joule (J) dimana nilainya adalah 1 J = 1 N x 1 m = 1 Nm. Pada kasus tersebut, gaya yang bekerja pada suatu benda searah dengan perpindahan benda tersebut.

Bagaimana apabila gaya yang bekerja pada benda itu tidak searah dengan arah perpindahannya (membentuk sudut tertentu)? Bila gaya yang bekerja pada suatu benda tidak searah dengan arah perpindahan benda itu, maka usaha yang dilakukan akan menjadi lebih kecil. Perhatikan Gambar berikut Usaha yang dilakukan pada suatu benda apabila gaya yang bekerja pada benda itu tidak searah dengan arah perpindahannya secara matematis dinyatakan sebagai berikut:

Contoh Soal:
  1. Berapakah usaha yang dilakukan oleh seseorang yang mencoba menarik sebuah balok dengan gaya sebesar 50 N sehingga balok tersebut berpindah sejauh 8 meter?
  2. Seseorang menarik sebuah vacuum cleaner dengan gaya 50 N dan gaya tersebut membentuk sudut 30° dengan arah perpindahannya. Perpindahan yang dialami oleh vacuum cleaner itu adalah 8 meter. Berapakah besar usaha yang dilakukan oleh orang itu? (abaikan kehadiran gaya gesekan!) 

  3. Sebuah mobil bergerak dengan kecepatan 10 m/s. Sepuluh detik kemudian kecepatan mobil itu menjadi tiga kali semula. Jika massa mobil itu 1.000 kg, hitunglah usaha yang telah dilakukan oleh mesin mobil itu ?

Penyelesaian: 

1. Diketahui: 
F = 50 N 
∆x = 8 m 
Ditanya: W = ? 

Jawab: 
W = F. Δx 
     = 50 N.8m
      = 400 Nm = 400 joule

2. Diketahui: 
F = 50 N 
α = 30° 
∆x = 8 m 
Ditanya: W = ? 

Jawab: 





Ketika kita membicarakan tentang konsep usaha, penting bagi kita untuk memperjelas apakah usaha itu dilakukan oleh suatu benda atau usaha itu dikenakan pada suatu benda. Selain itu juga penting bagi kita untuk memperjelas apakah usaha itu dilakukan oleh sebuah gaya pada sebuah benda atau dilakukan oleh gaya total (beberapa gaya) pada suatu benda.

Usaha merupakan sejumlah gaya yang bekerja pada suatu benda sehingga menyebabkan benda berpindah sepanjang garis lurus dan searah dengan arah gaya. Usaha dapat dimaknai pula sebagai transfer energy melalui gaya. Dua hal yang menjadi syarat keberlakuan adanya usaha adalah adanya gaya yang bekerja dan adanya perpindahan. Bila benda yang mendapatkan gaya tetapi tidak bergerak, maka tidak ada usaha yang dikenakan kepada benda itu. Dengan kata lain, bila seseorang mengerjakan suatu gaya untuk memindahkan benda, namun benda yang dikenai gayanya tidak berpindah, maka orang tersebut tidak melakukan usaha. Usaha yang dilakukan pada suatu benda bergantung pula pada arah gaya yang bekerja pada benda itu. Artinya, apabila gaya yang bekerja pada suatu benda tidak searah dengan arah perpindahannya, maka usaha yang dilakukan pada benda itu menjadi lebih kecil. Semakin besar sudut yang dibentuk gaya dan arah perpindahan, semakin kecil usaha yang dilakukan pada benda tersebut.

Magna Medical and Science Olympiad (Magna MEDSCO) Tahun 2021

Bidang kedokteran dan kesehatan akan terus berubah seiring dengan perubahan dan kemajuan di bidang informasi dan teknologi. Dalam menghadapi perubahan ini, seorang mahasiswa kedokteran harus menjadi individu yang selalu belajar sepanjang hayat dan fleksibel sehingga mampu mengumpulkan dan mengatur informasi dari berbagai sumber, serta siap untuk menerapkan pengetahuan yang relevan untuk pemecahan masalah dalam konteks kesehatan.

Magna Medical and Science Olympiad (Magna MEDSCO) merupakan salah satu rangkaian kegiatan tahunan dari acara Magna Fakultas Kedokteran Universitas Mataram, yang hadir sebagai ajang pengenalan ilmu kedokteran dan kompetisi berbasis ilmu pengetahuan tentang makhluk hidup. Magna MEDSCO 2021 ini ditujukan kepada siswa-siswi SMA/SMK/MA sederajat yang berada di Indonesia dengan tujuan agar siswa- siswi tersebut dapat menunjukkan kemampuan dan minat mereka dalam bidang IPA, khususnyakedokteran, yang difasilitasi melalui rangkaian lomba Magna MEDSCO 2021.

Peserta Magna MEDSCO 2021 merupakan tim yang terdiri dari 3 orang siswa-siswi SMA/SMK/MA sederajat yang berasal dari sekolah yang sama yang tersebar di seluruh Indonesia. Rangkaian Magna MEDSCO 2021 terdiri atas dua tahap. Tahap I terdiri dari babak preliminary, sedangkan tahap II terdiri dari babak quarterfinal, semifinal, dan final. Babak preliminary, babak quarterfinal, semifinal dan final akan dilaksanakan secara online melalui platform yang disediakan panitia. Pada tahap I akan terpilih 25 tim* yang nantinya akan mengikuti tahap II.

*peserta yang lolos diambil dari masing-masing juara regional dan sisanya diambil dari peringkat tertinggi nasional diluar juara regional. Dengan ketetapan pembentukan regio sebagai berikut :
10-20 tim : dapat dibentuk 1 regio
<10 tim : peserta akan digabungkan ke regio lainnya Regio :
Regio 1 : Pulau Lombok
Regio 2 : Pulau Sumbawa (Sumbawa, Dompu, Bima)
Regio 3 : Pulau Bali
Regio 4 : Pulau Jawa
Regio 5 : Pulau Papua, NTT, dan Sulawesi
Regio 6 : Pulau Kalimantan dan Sumatera

JADWAL PERLOMBAAN
Tahap I : Hari, Tanggal : Minggu, 3 Oktober 2021 Pukul : 08.00 WITA-selesai
Tahap II : Hari, tanggal : Minggu, 10 Oktober 2021 Pukul: 08.00 WITA -selesai
*Jadwal dapat berubah sewaktu-waktu atas keputusan panitia

ALUR DAN DESKRIPSI PERLOMBAAN
TAHAP I
1. Preliminary
MULTIPLE CHOICE QUESTIONS (MCQ), Merupakan babak penyisihan dengan 100 butir soal MCQ terdiri dari 30 soal Biologi, 30 soal Fisika, 30 soal Kimia, dan 10 soal Kedokteran Dasar. Babak ini dilaksanakan secara online melalui web olimpiade.id dengan penilaian benar +4, salah -1, dan tidak menjawab 0 dengan waktu pengerjaan 100 menit.

TAHAP II
1. Quarterfinal
STATION CASE ANALYSIS (SCA), Merupakan babak yang dikemas dalam Rally Games dengan total 20 pos. Dalam babak ini, setiap pos akan berisikan soal dengan materi Biologi dan Kedokteran Dasar. Syarat memasuki setiap pos peserta wajib memecahkan soal(Kimia atau Fisika) yang jawabannya menjadi kata sandi room pos. Sepuluh tim dengan poin tertinggi berhak lolos ke babak semifinal.

2. Semifinal
OBJECTIVE STRUCTURED PRACTICAL EXAMINATION (OSPE), Merupakan babak yang terdiri dari tentamen dan keterampilan medik dasar. Pada tahap tentamen, peserta wajib menjawab soal Fisiologi, Anatomi, Histologi, Mikrobiologi, dan Parasitologi dengan total 40 butir soal menggunakan ketentuan terminologi kedokteran. Pada tahap keterampilan medik dasar, peserta perlu memahami langkah-langkah beberapa keterampilan medik yaitu komunikasi interpersonal, bantuan hidup dasar, anamnesis, dan alloanamnesis. Lima tim dengan poin tertinggi berhak lolos ke babak final.

3. Final
STUDENT ORAL CASE ANALYSIS (SOCA), Pada babak Student Oral Case Analysis (SOCA) setiap tim akan diberikan 1 (satu) kasus penyakit yang akan dianalisis dan dipresentasikan. Setiap tim akan dinilai kemampuan analisis kasus penyakit tersebut mulai dari definisi hingga tata laksana, komplikasi, dan prognosis. Materi kasus penyakit yang diberikan sesuai dengan silabus yang sudah ditetapkan yaitu Rhinitis Alergi, Rhinosinusitis, Nasal Polip, Difteri, Pertusis. Waktu yang diberikan untuk mengerjakan SOCA adalah 10 menit untuk mempresentasikan kepada dewan penguji, dan 5 menit untuk sesi tanya jawab. Penilaian dilakukan berdasarkan daftar titik (checklist) dari dewan penguji yang disesuaikan dengan prosedur yang ada dengan rentang poin dari skala 1 s.d. 100.

MEDICAL QUIZ GAME (MQG), Pada babak Medical Quiz Game (MQG) setiap tim akan mendapatkan masing-masing 2 jenis soal, yaitu soal wajib dan soal rebutan.

• Soal Wajib
Masing-masing tim diwajibkan memilih 5 soal dari 25 soal yang disediakan. Waktu menjawab soal adalah 10 detik. Jawaban benar akan bernilai +100 poin dan jawaban salah akan bernilai 0 poin. Apabila tim yang diberikan soal wajib tidak dapat menjawab, maka soal akan dilemparkan ke tim lainnya. Jika jawaban tim yang dilempar benar akan mendapat +100 poin, salah -50 poin dan tidak menjawab 0 poin. Apabila tim lemparan pertama tidak dapat menjawab, maka soal akan kembali dilempar ke tim lainnya. Waktu yang diberikan untuk setiap tim yang mendapat lemparan soal adalah 15 detik. Jawaban valid adalah yang pertama kali disebutkan. Materi soal yang diberikan sesuai dengan silabus yang telah ditetapkan yaitu Kedokteran Dasar.

• Soal Rebutan
Seluruh tim akan diberikan 15 soal yang akan diperebutkan untuk dijawab. Waktu yang diberikan kepada tim untuk menjawab soal adalah 15 detik. Apabila jawaban tim benar akan mendapatkan +100 poin, dan apabila jawaban tim salah atau tidak dapat menjawab akan mendapatkan -100 poin. Soal dapat dilempar sebanyak 1 kali dengan ketentuan poin yang sama. Jawaban valid adalah yang pertama kali disebutkan. Materi soal yang diberikan sesuai dengan silabus yang telah ditetapkan untuk setiap bidang.

Tiga tim dengan nilai terbaik akan mendapatkan predikat juara 1, juara 2, dan juara 3, dengan akumulasi dari poin babak semifinal dan final.

SEMUA MEKANISME PERLOMBAAN TAHAP II DILAKUKAN SECARA DARING DAN AKAN DIJELASKAN KEPADA PESERTA SAAT TECHNICAL MEETING

SILABUS PERLOMBAAN
1. Biologi
- Sistem organ manusia
- Sel
- Ciri-ciri makhluk hidup dan perannya
- Evolusi
- Metabolisme sel
- Ekosistem
- DNA, RNA, kromosom
- Bioteknologi
- Klasifikasi makhluk hidup
- Biokimia
- Perubahan lingkungan & konservasi
- Persilangan dan mutasI
- Pembelahan sel
2. Fisika
- Usaha dan energi
- Gelombang elektromagnetik
- Gerak lurus
- Dinamika rotasi & kesetimbangan benda tegar
- Listrik dinamis
- Hukum Newton dan gravitasi
- Elektromagnet
- Fisika kuantum / atom
- Dinamika partikel & hukum Newton
- Kinematika dengan analisis vector
- Elastisitas
- Relativitas khusus
- Gelombang mekanik
- Fluida
- Impuls dan momentum
- Teori kinetik gas
- Optika fisis
- Termodinamika
- Bunyi
- Gerak harmonic sederhana
- Listrik statis
- Listrik bolak-balik
- Optika geometri
- Fisika inti
- Suhu dan kalor
3. Kimia
- Stoikiometri
- Biomolekul
- Struktur atom, sistem periodik & ikatan kimia
- Kelarutan dan reaksi pengendapan
- Hidrolisis garam
- Kesetimbangan
- Hidrokarbon
- Termokimia
- Radioaktif
- Sifat koligatif
- Sel volta
- Elektrolisis
- Reaksi redoks
- Larutan dan teori asam basa
- Larutan Buffer
- Laju reaksi
- Kimia unsur
- Reaksi senyawa karbon
- Senyawa turunan alkan
4. Kedokteran Dasar
- Terminologi Kedokteran
- Anatomi Dasar
- Histologi Dasar
- Farmakologi Dasar
- Fisiologi Dasar
- Biokimia
- Patologi
- Mikrobiologi
- Parasitologi
- Penyakit saluran respirasi bagian atas: Rhinitis alergi, Rhinosinusitis, Nasal Polip, Difteri, Pertusis

NARAHUBUNG
Mustika: WA: 08123840313 / Line: mus_mp
Lendi: WA: 085337561801 / Line: lendileskia16
Grandiva: WA: 081239392680 / Line: grandivamaha

MEDIA SOSIAL
Instagram : @magnafkunram2021
Line @ : @505aywfi
Email : magnafkunram2021@gmail.com